Sabtu, 30 Desember 2017

Hamburger Lezat dari Belanda

Hati-hati kawan, Focus adalah badai. Ya badai memabukkan yang terdiri dari musik klasik baroque dan prog yang kental. Group yang dimotori oleh Thijs Van Leer dan Jan Akkerman ini sangat berpengalaman dalam meramu badai dan mempersembahkannya untuk kita, seperti juga pada album yang merupakan album ke 4 dari group asal belanda ini. Separuh sisi album terisi oleh lagu yang sama dengan judul albumnya. Sebagian besar instrumental dengan sedikit vokal tambahan khas Focus, geraman, yodeling dan siulan, bahkan cuplikan drama (atau puisi?) dalam bahasa belanda. Terkadang memang Focus seperti berusaha menampilkan humor dalam lagu-lagunya yang sebenarnya sangat serius.
Badai ini dibagi dalam 5 lagu, dengan Hamburger Concerto yang terbagi dalam 6 bagian seperti cara menyajikan hamburger: starter, rare, medium, well done, dan sebagainya. Unik dan lezat mannn....
Tapi lagu-lagu lainnya juga tak sembarangan, La Cathedral de Strasbourg adalah lagu yang indah dengan hanya sedikit lirik yang nostalgik. saya ragu apakah ini kebetulan sebuah album religi? Pada akhirnya kita memang diajak untuk menjelajahi sisi spiritualitas orang belanda ....... sambil menikmati seporsi hamburger yang lezat tentunya.....


HAMBURGER CONCERTO
Focus

Studio Album, released in 1974

Songs / Tracks Listing
1. Delitae Musicae (1:13) 
2. Harem Scarem (5:52) 
3. La Cathedrale De Strasbourg (4:59) 
4. Birth (7:46) 
5. Hamburger Concerto (20:19) 
i) Starter 
ii) Rare 
iii) Medium I 
iv) Medium II 
v) Well Done 
vi) One For The Road 

Total time 40:09 

Line-up / Musicians
- Thijs van Leer / vocals, organ, piano & electric piano, flute & alto-flute, ARP synthesiser, harpsichord, recorder, Mellotron, vibes, accordion, organ (St. Mary the Virgin - Barnes), handclaps & whistling
- Jan Akkerman / guitars, lute, timpani, handclaps
- Bert Ruiter / bass, autoharp, triangles, Chinese finger cymbals, swiss bells
- Colin Allen / drums, congas, tambourine, castanets, cabasa, woodblock, Chinese gong, timpani, flexatone, cuĂ­ca

Releases information
Artwork: Wade Wood Associates with Ian Murray (art direction)
LP Polydor ‎- 2442124 (1974, UK)
LP Atco - SD 36100 (1974, Canada)
CD EMI - CDM 7 48860 (1988, Europe) With 1 bonus track
CD Red Bullet - RB 66.191 (2001, Netherlands) With 1 bonus track



Kamis, 28 Desember 2017

Came - Music Inspired By The Snow Goose (1975)

Album ini bersama Mirage dan Moonmadness sering dianggap sebagai trilogi album terbaik Camel pada tahun 70an. Terinspirasi oleh cerita kanak-kanak The Snow Goose yang ditulis Paul Gallico, pada awalnya Camel berniat memasukan lirik pada album ini, tetapi terhalang oleh masalah copyright, Camel akhirnya membuat album instrumental yang sangat manis. Lagu-lagu berdurasi pendek indah melengkapi kisah perjalanan Rhayader bersama Fritha bersama La Princess Perdue sang snow goose. Melodi yang dimainkan Andy Latimer, Peter Bardens dan teman-temannya ini sangat mudah diingat dan tentu saja sukar dilupakan. Seorang kawan bercerita bahwa ia pernah mengemudi dengan memasang album ini pada pemutar CDnya dan ternyata album ini begitu bagus sehingga ia harus mengemudi lebih jauh agar sampai ke rumahnya lebih lama 45 menit, supaya album ini dapat ia dengarkan seluruhnya sampai selesai. Hahahaha...
Tetapi banyak kritiskus yang menilai album ini terlalu membosankan, ini tidak nge-prog, bahkan ada yang berpendapat ini adalah jenis symphonic prog yang ringan dan hanya untuk wanita..
Hahaha, masak iya sih. saya sendiri merasa Camel berhasil menterjemahkan cerita yang indah dan sedih ini kedalam serangkaian lagu-lagu yang lembut dan tak kalah indahnya. Tentu saja anda harus memahami cerita aslinya dulu agar dapat mengerti makna album ini.
BTW, album ini di re-recorded oleh Camel (tentu tanpa Peter Barden) tahun 2013 dengan hasil yang juga memuaskan......


Studio Album, released in 1975

Songs / Tracks Listing
1. The Great Marsh (2:02) 
2. Rhayader (3:01) 
3. Rhayader Goes To Town (5:20) 
4. Sanctuary (1:05) 
5. Fritha (1:19) 
6. The Snow Goose (3:12) 
7. Friendship (1:44) 
8. Migration (2:01) 
9. Rhayader Alone (1:50) 
10. Flight Of The Snow Goose (2:40) 
11. Preparation (3:58) 
12. Dunkirk (5:19) 
13. Epitaph (2:07) 
14. Fritha Alone (1:40) 
15. La Princesse Perdue (4:44) 
16. The Great Marsh (1:20)

Total Time: 43:22

Line-up / Musicians
- Andy Latimer / electric, acoustic & slide guitars, flute, wordless vocals (8,11)
- Peter Bardens / organ & pipe organ, Minimoog & ARP Odyssey synths, acoustic & electric pianos
- Doug Ferguson / bass, duffle coat
- Andy Ward / drums, Varispeed percussion, vibes

With:
- David Bedford / orchestral arranger & conductor
- The London Symphony Orchestra

Releases information
ArtWork: Modula (For legal reasons the cover would have to be edited to mention "Music inspired by The Snow Goose"; the 2013 re-recording recovered the original simpler title)
LP Janus Records ‎- JXS 7016 (1975, US) Initial US cover art w/o the mention "Music inspired by"
LP Decca - SKL-R 5207 (1975, UK)
CD Deram ‎- 800 080-2 (1983, Europe)
CD Decca - 882930 (2002, UK) Remastered by Paschal Byrne w/ 5 bonus tracks 
2xCD Decca ‎- 531 4614 (2009, Europe) 24-bit remaster by Paschal Byrne w/ 4 bonus tracks (omits tr. 19 from 2002) & extra disc including Live recordings for the BBC in 1975



Selasa, 26 Desember 2017

Porcupine Tree - Fear Of A Blank Planet (2007)

Album bagus ini berjudul Fear Of A Blank Planet dari group kesayangan saya (banyak banget kesayangan nya hahah..) Porcupine Tree (PT) yang dipimpin oleh sang tangan emas Steven Wilson (SW). 
Saya ingat pertama kali menemukan PT saat masih jadi student di satu negara di eropa. Lagu-lagunya sangat depresif dan melankolis, cocok sekali dengan cuaca saat itu di akhir musim gugur yang dingin dan gloomy. Sore hari saat pulang dari kampus, di ujung jendela dormitori yang sunyi sambil mendengarkan Lazarus nya PT. Wah rasanya ingin pulang saja ke tanah air meninggalkan semua yang ada di perantauan, heheh..
BTW, dormitory itu memang sangat sunyi, salah satu professor saya malah berkelakar bahwa tempat itu cocok untuk bunuh diri, hhiiiiiii....
Cukup sudah intermezzonya. Tapi album ini memang album yang depresif, bercerita tentang remaja bermasalah yang dengan gaya hidup jaman sekarang termasuk penggunaan obat-obatan. Bila dibuat skala 1 hingga 5, maka semua lagu pada album ini adalah lagu prog bintang 4 atau 5. Sekali lagi tak ada filler, semua mantap, garang sekaligus indah. Favorit saya adalah lagu Anesthetize yang menceritakan pengalaman seorang saat menggunakan obat bius. PT pandai sekali bercerita dengan audio,  terasa sangat nyata didepan mata. Lagu lain yang sangat indah adalah Sentimental yang bercerita tentang perasaan setiap remaja. Kadang-kadang membuat saya berkaca dan menyadari bahwa saya harus bersyukur bahwa saya berhasil melewati masa remaja yang sangat berbahaya. Duh....
Album ini juga menampilkan beberapa bintang tamu yang hebat seperti John Wesley (backing vocal) Alex Lifeson (gitaris Rush) dan Robert Fripp yang tidak usah diragukan lagi.


Studio Album, released in 2007

Songs / Tracks Listing
1. Fear of a Blank Planet (7:28)
2. My Ashes (5:07)
3. Anesthetize (17:42)
4. Sentimental (5:26)
5. Way Out of Here (7:37)
6. Sleep Together (7:28)


Total Time: 50:08

Line-up / Musicians
- Steven Wilson / vocals, guitar, piano, keyboards, string arrangements, mixing
- Richard Barbieri / keyboards, synthesizers
- Colin Edwin / bass guitar
- Gavin Harrison / drums, percussion

With:
- Alex Lifeson / guitar solo (3)
- Robert Fripp / soundscapes (5)
- John Wesley / backing vocals
- Dave Stewart / string arrangements & orchestration
- London Session Orchestra / strings
- Gavyn Wright / orchestra leader

Releases information
Artwork: Lasse Hoile (photo) with Carl Glover (design)
CD Roadrunner Records ‎- RR 8011-2 (2007, Europe)
CD Atlantic ‎- 2-115900 (2007, USA)

Return To Forever - Live (1977)

Ada kisah yang agak lucu tentang album ini. Ketika saya mendengarnya untuk pertama kali, ini adalah album Return To Forever (RTF) saya yang pertama, dan saya menyangka nama group band fusion hebat ini adalah Return To Forever Live, hehehe. Padahal kata Live adalah judul dari album ini yang memang merupakan sebuah album pertunjukan Live dari RTF pada tahun 1977.
Saya baru sadar ketika berkali-kali mendengarkan lagu Endless Night di album ini dan hanya mendengar Gayle Moran menyanyi dengan kata-kata Return To Forever... tanpa kata ... Live dibelakangnya. Hehe saya sempat berpikir keren amat nih namanya.
Tapi album ini memang mantap man... Full of fusion. Berbeda dengan lagu-lagu aslinya, lagu-lagu versi live terasa lebih panjang dan kaya improvisasi. Mungkin ini perbedaan musisi fusion dari musisi symphonic yang lebih patuh memainkan lagu sesuai versi aslinya. Permainan Keyboard Chick Corea lagi-lagi sangat keren, improvisasi dan dialog terjalin terus dengan pemain brass dan juga bassist kesayangan saya Stanley Clarke. Mungkin Chick Corea terasa mendominasi tapi Joe Farrel dan Stanley Clarke juga diberi kesempatan bermain solo dengan sangat inspiratif. Drummer Jerry Brown dan vokalis Gayle Moran juga mengisi dengan cerdas setiap kesempatan, dan hasilnya sangat luar biasa. Memang tak ada gitaris Al Dimeola disini, bahkan tak ada gitaris sama sekali, tapi sekali lagi, ini adalah album keren dari group fusion yang lebih dari keren....


Live, released in 1977

Songs / Tracks Listing
1. Opening '77 (7:10)
2. The Endless Night (20:23)
3. The Musician (6:58)
4. Stanley's Introduction (1:24)
5. Hello Again (6:02)
6. So Long Mickey Mouse (6:43)
7. Musicmagic (27:26)
8. Come Rain or Come Shine (3:55)
9. Serenade (14:53)
10. The Moorish Warrior and Spanish Princess (19:20)
11. Stanley's Introduction (2:02)
12. Spanish Fantasy (24:46)
13. Chick's Closing Introductions (1:09)
14. On Green Dolphin Street (9:35)

Total Time: 151:46

Line-up / Musicians
- Jerry Brown / drums
- Stanley Clarke / bass, piccolo, vocals, bass (acoustic), piccolo bass 
- Chick Corea / synthesizer, piano, voices, clavinet, Arp, Fender Rhodes, Oberheim, Mini Moog 
- Joe Farrell / flute, piccolo, saxophone (Soprano), saxophone (Tenor)
- Harold Garrett / tuba, horn (Baritone), trombone (bass)
- Gayle Moran / organ, synthesizer, organ (Hammond), piano (electric), vocals, Mellotron, Mini Moog
- Ron Moss / trombone (Tenor)
- Jim Pugh / horn (Baritone), saxophone (Tenor), trombone (Tenor)
- James Tinsley / trumpet, flugelhorn, piccolo, piccolo trumpet

Releases information
Columbia


Genesis - Selling England By The Pound (1973)

Ah... sebetulnya aku gemetar ketika memilih album ini: Selling England By The Pound (SEBTP) dari Genesis. Album yang dirilis tahun 1973 ini bahkan terlalu bagus untuk direview. Saya rasa album ini merupakan salah satu dari 3 album prog terbaik sepanjang masa. Apa anda setuju? hehehe. Mungkin saya berlebihan, tapi anda tak bisa anda seorang progger kalau tidak pernah mendengar album ini. Seorang kawan malah berkata bahwa andai rumahnya kebakaran, maka SEBTP adalah salah satu yang ia selamatkan duluan, hahahahah...
Bagi saya sendiri album ini penting karena menandakan perubahan pemahaman saya tentang genesis. Album ini adalah album Genesis ketiga yang saya miliki setelah Abacab dan Duke. jadi bisa anda bayangkan betapa kagetnya saya setelah menemukan genesis era Peter Gabriel yang sangat symphonic dan jauh berbeda dengan era Phil Collins.
Album ini dirilis oleh formasi genesis terbaik yang pernah ada: Peter Gabriel sebagai vokalis, gitaris Steve Hackett, Phil Collins pada drum, Tony Banks memainkan keyboard dan Mike Rutherford pada bass gitar. Album nya sendiri bercerita tentang krisis ekonomi Inggris yang berdampak pada kehidupan kelompok sosio-ekonomi menengah ke bawah. Banyak sindiran dan metafora yang dituliskan Peter Gabriel pada liriknya terutama pada lagu pertama Dancing With The Moonlit Knight dan Aisle of Plenty. I Know What I Like bercerita tentang Inggris dari pandangan seorang pencukur rumput. Ada juga cerita tentang perang antar gang pada The Battle Of Epping Forest. Lagu-lagu lainnya juga tak kalah dahsyat. Cinema Show... wow. Lagu ini sampai saya hapal betul melodi dan liriknya. Firth of Fifth dengan permainan keyboard Tony Banks, flute Peter Gariel serta gitar Steve Hacket, yang tak mungkin dilupakan... Begitu juga dengan After The Ordeal. Jempolan deh. Mungkin lagu More Fool Me yang dinyanyikan oleh Phil Collins sering dianggap sebagai filler saja dan tidak esensial dalam SEBTP, tapi buat saya semua lagu disini adalah masterpiece dan menandakan era Genesis di puncak kejayaan nya...   



Studio Album, released in 1973

Songs / Tracks Listing
1. Dancing With The Moonlit Knight (8:01) 
2. I Know What I Like (In Your Wardrobe) (4:06) 
3. Firth Of Fifth (9:34) 
4. More Fool Me (3:09) 
5. The Battle Of Epping Forest(11:43) 
6. After The Ordeal (4:12) 
7. The Cinema Show (11:06) 
8. Aisle Of Plenty (1:31)

Total Time: 53:22

Line-up / Musicians
- Peter Gabriel / lead vocals, percussion, flute, oboe
- Steve Hackett / electric guitar, nylon acoustic guitar
- Tony Banks / keyboards (piano, Hammond, Mellotron, ARP Pro Soloist synth), 12-string guitar
- Mike Rutherford / bass, 12-string guitar, electric sitar
- Phil Collins / drums, percussion, lead (4) & backing vocals

Releases information
Artwork: Adapted from Betty Swanwick painting "The Dream"
LP Charisma CAS1074 (1973, UK)
CD Charisma ‎- CASCD 1074 (1985, Europe)
CD Virgin ‎- CASCDX 1074 (1994, Europe) Remastered by Chris Blair, Geoff Callingham & Nick Davis
CD Atlantic ‎- 82675-2 (1994, US) Remastered by Chris Blair, Geoff Callingham & Nick Davis
CD Virgin ‎- GENCDY 4 (2008, Europe) Remastered by Tony Cousins and mixed by Nick Davis




Minggu, 24 Desember 2017

Mahavishnu Orchestra - The Inner Mounting Flame (1971)

Akhirnya akhir pekan sekali lagi tiba. Penuh sekali jadwal akhir tahun ini. Sekali lagi seperti tahun-tahun sebelumnya, akhir tahun selalu aku terjebak pada pembuatan berbagai laporan yang menumpuk. Hehe..
Tapi hari ini aku mengistirahatkan sebentar mataku, lalu memutar koleksi prog yang terbaik secara shuffle. Hanya ada sekitar 100 album prog dikoleksi khusus ini, dan biasanya aku memilih satu album yang akan kudengarkan secara khusus dari urutan shuffle ini.
Oleh karena itulah saya sampai pada album ini, The Inner Mounting Flame dari Mahavishnu Orchestra yang merupakan album jazz rock/ fusion yang pertama saya miliki.
Mahavishnu Orchestra dimotori oleh gitaris John McLaughin (JML) yang pernah bekerja bersama penemu Fusion Miles Davis dan Lifetime-nya Tony William. JML dikabarkan mengalami pencerahan spiritual dengan bantuan seorang "guru" yang bernama Sri Chinmoy, yang membuat JML membuat group fusion dan lagu-lagu yang bertema "timur".
Dalam album bagus yang dianggap sebagai pintu gerbang fusion ini JML dibantu oleh permainan keyboard yang sepadan dari Jan Hammer. Juga Jerry Goodman yang memainkan violin secara agresif dan melodius. Pada rhythm section ada drummer genius yang sangat cepat Billy Cobham serta bassist Rick Laird.
Album ini sendiri berisi 8 lagu, yang menawarkan pengalaman perjalanan virtual bukan ke angkasa tapi pada kesadaran kosmos yang lebih tinggi. Anda akan diajak menyalakan spirit dalam diri anda sendiri sampai mencapai enlightment setelah melewati beberapa tahapan. Jadi duduk relaks saja, buka pikiran dan semoga anda mendapat pengalaman transedental.


Studio Album, released in 1971

Songs / Tracks Listing
1. Meeting Of The Spirits (6:52) 
2. Dawn (5:10) 
3. Noonward Race (6:28) 
4. A Lotus On Irish Streams (5:39) 
5. Vital Transformation (6:16) 
6. The Dance Of Maya (7:17) 
7. You Know, You Know (5:07) 
8. Awakening (3:32)

Total Time: 46:34

Line-up / Musicians
- John McLaughlin / acoustic (4) & electric guitars, producer
- Jan Hammer / piano (4), Fender Rhodes, organ (?)
- Jerry Goodman / acoustic (4) & electric violins
- Rick Laird / bass (excl. 4)
- Billy Cobham / drums (excl. 4)

Releases information
Artwork: Ron Coro with Anthony Hixon (photo)
LP Columbia - KC 31067 (1971, US)
CD Sony Records ‎- SRCS 7009 (1991, Japan)
CD Columbia - CK 65523 (1998, xW) Remixed & 24-bit remastered by Mark Wilder & Rob Schwarz
CD Columbia ‎- 88697 93034 2 (2011, Europe) Remastered by Maria Triana & Mark Wilder,
included in "The Complete Columbia Albums Collection" 5 CDs boxset, w/ 1 bonus Live track


Jumat, 22 Desember 2017

Mike Oldfield - Ommadawn (1975)

Tiap kali menjelang musim dingin, saya entah kenapa selalu teringat album lama ini. Album jempolan dari Mike Oldfield yang bejudul Ommadawn. Mungkin karena suasana inggris utara yang ditampilkannya, lengkap dengan pan pipes dan dering bel. Cerita tentang salju dan kegembiraan bermain-main dengan alam yang dingin dan sunyi. Wiih.....
Mike Oldfield (MO) adalah seorang multi-instrumentalis yang serba bisa memainkan sendiri berbagai alat musik, walau ia sendiri lebih menganggap bahwa ia adalah seorang gitaris. Mungkin juga teman-teman tahu bahwa ia adalah kakak kandung dari vokalis Sally Oldfield yang juga terkenal pada tahun 70an. MO memulai karirnya sebagai pemain bass lalu gitar bersama mantan pendiri Soft Machine, Kevin Ayers, kemudian bekerja sebagai musisi studio di Abbey Road, saat ia mulai berexperimen dengan berbagai alat musik yang pada akhirnya menghasilkan karya besar: Tubular Bells pada tahun 1973.
Album Ommadawn ini adalah album studio nya yang ke 4, berisi hanya 1 lagu yang dibagi dalam 2 bagian berdurasi hampir 20 menit masing-masing. Hampir seluruhnya instrumental, kecuali akhir bagian 2 yang diberi judul: On Horseback. Permainan gitar dan juga instrument lain  pada album sangat indah dan syahdu. Memasuki menit ke 7 bagian kedua, terdengar permainan bag pipes dari Paddy Moloney serta pan pipes dari Terry Oldfield (juga adiknya MO) yang bisa membuat saya menangis. Rasanya rindu kembali menjelajahi tanah inggris utara yang berkabut dan misterius. Angin juga mungkin menangis, apalagi saat memasuki menit ke 14 , saat Mike Oldfield dan  William Murray mulai menyanyi dan dilanjutkan oleh paduan suara kanak-kanak Penrhos kids.....

Hey and away we go
Through the grass, across the snow
Big brown beastie, big brown face
I'd rather be with you than flying through space

That's true. I'd rather be with you, Mike...


Studio Album, released in 1975

Songs / Tracks Listing
1. Ommadawn Part 1 (19:14) 
2. Ommadawn Part 2 (incl. "On Horseback") (17:07) 

Total Time: 36:21

Line-up / Musicians
- Mike Oldfield / acoustic, classical, 12-string & electric guitars, acoustic & electric basses, mandolin, harp, bouzouki, banjo, grand piano, spinet, Farfisa organ, ARP 2600 & Solina synths, bodhran, glockenspiel, accordion (6), assorted percussions (marimba, gong, tubular bells), producer

With:
- Paddy Moloney / Uillean pipes
- Terry Oldfield / Pan pipes
- Don Blakeson / trumpet
- The Hereford City Band / brass ensemble
- Leslie Penning / recorders, conductor (brass ensemble)
- David Strange / cello
- Pierre Moerlen / tympani
- William Murray / percussion
- Jabula ensemble (Julian Bahula, Ernest Mothle, Lucky Ranku, Eddie Tatane) / African drums 
- Sally Oldfield / vocals
- Bridget St. John / vocals
- Clodagh Simonds / vocals
- Penrhos kids (Jason, Abigail, Ivan and Briony Griffiths) / vocals (1 - On Horseback section)

Releases information
Artwork: David Bailey (photo)
LP Virgin - V2043 (1975, UK)
LP Virgin - 27 493 XOT (1976, Netherlands) w/ 1 bonus track
LP Virgin SVLP 322 (2001)


Sinkronisasi: Dave Sinclair

Dave Sinclair adalah seorang bintang prog serba bisa. Ia adalah composer, penyanyi dan keyboardist yang mendirikan pelopor aliran Canterb...